Metrotvnews.com Kudus Pembangunan jalan desa atas rangsangan Dana Desa 300x200

10 Persen Desa di Kudus Belum Cairkan ADD

Pembangunan jalan desa atas rangsangan Dana Desa. (Ant/Andreas Fitri Atmoko)

Pembangunan jalan desa atas rangsangan Dana Desa. (Ant/Andreas Fitri Atmoko)

Rhobi Shani    •    13 April 2016 15:28 WIB

Metrotvnews.com, Kudus: Pencairan alokasi dana desa (ADD) tahap pertama di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai sejak akhir Maret lalu. Pencairan tersebut langsung ditransfer ke rekening Kas desa.

Namun, dari 123 desa di Kabupaten Kudus, baru 110 desa yang sudah menerima ADD. Sisanya, 13 desa atau 10 persen dari jumlah desa, belum dapat mencairkan ADD lantaran sejumlah berkas persyaratan belum dilengkapi.

Kepala Desa Piji Kecamatan Dawe, Nurul Mustain, menyampaikan, sejak akhir Maret lalu pihaknya telah menerima ADD. Dalam proses pencairan, dia mengaku, tak menuai banyak kendala karena peran aktif pendamping desa.

“Proses pencairan tidak ada masalah. Semua persayaratan sudah dipenuhi, penyusunannya juga dibantu pendamping desa,” ujar Mustain, Rabu (13/4/2016).

Mustain menambahkan, ADD yang diterima tahap pertama ini akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa. Seperti pengaspalan jalan, pembuatan gorong-gorong, dan pembangunan jembatan.

Sementara itu, Kepala Desa Dersalam Kecamatan Bae, Gunawan, menyampaikan, hingga kini pihaknya belum mencairkan ADD. Sebab, berkas persyaratan pengajuan masih dalam proses verifikasi di Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Kabupaten Kudus.

Sebelumnya, berkas persyaratan pengajuan ADD dikembalikan pihak kecamatan. Itu lantaran adanya kesalahan teknis.

“Dari kecamatan diarahkan untuk melengkapai LPPD, SPJ 2015, dan LKPD. Berkas-berkas itu sudah kami perbaiki dan sekarang sedang diverifikasi,” kata Gunawan.

Terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Kudus, Adi Sadono, berharap 13 desa segera mencairkan ADD. Perlunya, agar pembangunan di desa segera terlaksana.

“Bagi 13 desa tersebut, saat sedang proses verifikasi di tingkat kecamatan,” kata Adi.

Setelah verifikasi selesai, Adi menambahkan, pencairan ADD bisa segara diusulkan pada Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus.

(SAN)